November 27, 2024 | admin

Apakah Pohon Penyumbang Oksigen Terbesar di Bumi

Apakah Pohon Penyumbang Oksigen Terbesar di Bumi

Istilah “negara paru-paru dunia” mungkin sudah tidak asing di telinga kita. Sebutan ini biasanya diberikan kepada negara-negara dengan hutan luas, yang sering dikaitkan dengan perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem global.

Hutan sering kali disamakan dengan paru-paru, karena fungsinya yang serupa dalam sistem pernapasan. Sebagaimana paru-paru membantu tubuh bertukar oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2), hutan dengan berbagai jenis pohon berperan besar dalam menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen yang vital bagi kehidupan.

Namun, tahukah kamu bahwa meskipun hutan dikenal sebagai paru-paru dunia, kenyataannya pepohonan bukanlah penyumbang oksigen terbesar di bumi? Lalu, apa yang sebenarnya menjadi penyumbang terbesar oksigen yang kita hirup setiap hari? Yuk, kita kupas fakta menarik ini lebih lanjut!

Apakah Pohon Penyumbang Oksigen Terbesar di Bumi

Hutan Sebagai Penyumbang Oksigen
Hutan, terutama yang berada di daerah tropis seperti Amazon dan hutan hujan di Asia Tenggara, memang berkontribusi dalam menghasilkan oksigen. Proses fotosintesis yang dilakukan oleh pohon-pohon memungkinkan karbon dioksida dari atmosfer diubah menjadi oksigen. Namun, oksigen yang dihasilkan oleh pohon sebagian besar digunakan kembali oleh organisme penghuni hutan, termasuk tanaman itu sendiri, melalui proses respirasi.

Karena sebagian besar oksigen yang dihasilkan hutan habis dikonsumsi oleh ekosistemnya, kontribusi oksigen dari hutan sebenarnya tidak sebesar yang kita bayangkan. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa hutan tropis seperti Amazon, meskipun luas, hanya menyumbang sebagian kecil dari total oksigen yang ada di atmosfer bumi.

Sumber Utama Oksigen di Bumi
Siapa sangka, penyumbang oksigen terbesar di bumi justru bukan berasal dari daratan, melainkan dari lautan. Ya, organisme kecil bernama fitoplankton, yang hidup di permukaan laut, memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga pasokan oksigen di atmosfer.

Fitoplankton adalah mikroorganisme fotosintetik yang mirip dengan tanaman. Seperti pohon, fitoplankton menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen sebagai hasil samping proses fotosintesis. Karena jumlah fitoplankton yang sangat banyak dan luasnya permukaan laut di bumi, kontribusinya terhadap produksi oksigen sangat signifikan.

Diperkirakan, lebih dari 50% hingga 70% oksigen yang ada di bumi berasal dari fitoplankton. Dengan kata lain, setiap kali kita menghirup udara segar, kemungkinan besar oksigen tersebut berasal dari aktivitas fitoplankton di lautan.

Mengapa Lautan Sangat Penting?

Lautan menutupi sekitar 71% permukaan bumi, sehingga memiliki pengaruh besar terhadap sistem kehidupan di planet ini. Fitoplankton menjadi bagian penting dari ekosistem laut, tidak hanya sebagai produsen oksigen, tetapi juga sebagai makanan utama bagi berbagai organisme laut, termasuk ikan kecil dan hewan laut lainnya.

Namun, keberadaan fitoplankton tidak lepas dari ancaman. Polusi laut, perubahan iklim, dan peningkatan suhu air laut dapat memengaruhi populasi fitoplankton. Jika fitoplankton terganggu, tidak hanya ekosistem laut yang terkena dampaknya, tetapi juga kehidupan di daratan.

Kesimpulan: Pohon vs Fitoplankton
Meskipun pohon dan hutan memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem, penyumbang oksigen terbesar di bumi justru berasal dari lautan, tepatnya dari fitoplankton. Oleh karena itu, melestarikan lautan sama pentingnya dengan menjaga kelestarian hutan.

Kita dapat membantu melindungi lautan dengan mengurangi polusi plastik, mendukung upaya konservasi laut, dan mengurangi jejak karbon kita untuk meminimalkan dampak perubahan iklim. Dengan menjaga keseimbangan ekosistem laut dan darat, kita turut menjaga pasokan oksigen yang sangat kita butuhkan untuk kehidupan.

Dengan informasi ini, semoga kita semakin sadar akan pentingnya peran berbagai ekosistem di bumi dalam mendukung keberlangsungan hidup kita. Bagaimana pendapatmu? Yuk, mulai dari langkah kecil untuk melindungi lingkungan sekitar kita!

Share: Facebook Twitter Linkedin